Mengenal Paylater Blibli, DANA dan Link Aja

Bisnis keuangan digital saat ini menjadi primadona masyarakat Indonesia. Paylater atau beli dulu bayar nanti adalah konsep pemasaran bisnis keuangan digital yang sangat menjanjikan bagi instrumen keuangan saat ini, baik itu perbankan maupun instrumen keuangan non bank seperti Fintek. 


Saya pernah membahas mengenai paylater di beberapa artikel sebelumnya, setidaknya empat artikel membahas tentang paylater yang bisa dibaca pada tautan berikut ini Ini Perbedaan Shopee Pay dan Shopee Paylater. Dan juga pada artikel berikut ini  Paylater, Beli Dulu Bayarnya Nanti. Serta dua artikel lainnya yang masih membahas tentang paylater yakni di artikel berikut ini Belanja Sekarang di Shopee, Bayarnya Bulan Depan. Dan satu artikel lainnya yang bisa dibaca di tautan berikut ini 3 Startup Ini Merambah Paylater


Bisnis paylater sebenarnya mirip dengan konsep kartu kredit, namun paylater rata-rata dikembangkan oleh Fintek Peer to Peer Lending atau P2P yang biasanya bermain di bisnis pinjaman online atau Pinjol. 


Menggandeng marketpalce yang menjamur adalah hal yang masuk akal untuk instrumen keuangan P2P untuk meningkatkan omset dan reputasi bisnis mereka. 


Di beberapa artikel diatas saya pernah membahas Paylater dari Shopee dan juga Gojek, kali ini ada beberapa pemain baru yang menggarap paylater dengan menggandeng marketpalce dan juga ewallet atau dompet digital. 


1. BliBli Paylater

Blibli adalah salah satu marketpalce terbesar di Indonesia saat ini, dengan tingkat pertumbuhan yang positif Blibli saat ini mencoba bermain di ranah paylater dengan menggandeng P2P Indodana. 


Indodana sendiri sudah lama berkecimpung di dunia pinjaman berbasis online, sebelum mengandeng Blibli Indodana sudah bekerjasama dengan Tiket.com untuk segmen paylater. 


Syarat untuk mendapatkan penawaran Blibli Paylater adalah sebagai berikut : 

✓ Memiliki akun coustumer BliBli

✓ Umur akun setidaknya 3 bulan

✓ Sering berbelanja di BliBli agar mendapat penawaran Paylater


Sejak diluncurkan bulan Mei 2020 lalu Blibli Paylater berhasil meningkatkan pengguna paylater mencapai 63 persen. Untuk limit yang disediakan maksimal adalah 8 juta rupiah. Limit yang didapatkan tentu saja berbeda tiap individu tergantung profil pribadi pengguna.


2. DANA Paylater


DANA adalah salah satu aplikasi dompet digital atau Ewallet yang sudah tidak asing lagi di Indonesia. DANA sendiri adalah aplikasi dompet digital yang dikembangkan oleh programmer muda asli Indonesia, dan berbadan hukum Indonesia, dengan PT Elang Sejahtera Mandiri sebagai investor utamanya ( 99% kepemilikan).


Jika selama ini DANA hanya bermain di bisnis standar Ewallet seperti aplikasi serupa, kini untuk memanjakan penggunanya DANA juga merambah bisnis paylater yang bekerjasama dengan startup dan marketpalce Akulaku. 


Akulaku sendiri sudah terkenal dengan bisnis keuangan digital berupa kartu kredit virtual yang bisa dipakai berbelanja dengan metode cicilan di berbagai merchant dan marketpalce di Indonesia.


Untuk mendapatkan DANA Paylater tidak seperti di induknya Akulaku yang dapat diajukan sendiri oleh pengguna. DANA hanya menyediakan untuk pelanggan terpilih yang tentu saja tak memiliki tagihan di Akulaku. 


Syarat lainnya untuk mendapatkan penawaran Paylater DANA adalah akun DANA harus sudah terverifikasi atau premium dan sering melakukan transaksi menggunakan metode pembayaran DANA di berbagai merchant yang tersedia.


Limit yang disediakan di DANA Paylater adalah maksimal Rp20 juta dengan pilihan tenor dari 1, 2, 3, 6, sampai 12 bulan dan bunga 2,95% per bulan.


3. LINK AJA Paylater


Pemain baru yang berikutnya adalah Link Aja, aplikasi dompet digital milik BUMN ini merambah juga bisnis paylater, sebelumnya Link Aja hadir dengan fitur pinjaman online yang bekerjasama dengan beberapa platform seperti Kredit Pintar dan UKU.


Kali ini aplikasi anak usaha dari TELKOMSEL tersebut menghadirkan fitur Paylater, tak tanggung-tanggung Link Aja menggandeng 2 platform keuangan digital sekaligus plus satu platform besutan Bank BRI. 


Dengan 3 pilihan Paylater tersebut masyarakat diharapkan dapat memanfaatkan fitur tersebut untuk memenuhi kebutuhan untuk berbelanja di aplikasi Link Aja seperti membeli pulsa, token listrik dan membayar kebutuhan lainnya. 


Link Aja mengandeng Indodana Paylater, BRI Ceria dan juga pemain lama yang sudah punya nama Kredivo. Limit yang disediakan berbeda tiap platformnya, BRI Ceria hanya menyediakan limit maksimal 1 juta rupiah sedangkan Indodana menyediakan limit maksimal 8 juta dan Kredivo menyiapkan limit hingga 30 juta rupiah.


Untuk persyaratan dan cara mendaftar cukup mudah, Anda hanya perlu login ke akun link Aja yang sudah full service, dan memilih fitur Paylater yang tersedia di menu Finance.


LinkAja juga akan memastikan setiap pengguna Paylater merupakan orang-orang yang memiliki akses know your customer (KYC).

Akses ini merupakan prinsip yang diterapkan perusahaan yang bergerak di jasa keuangan untuk mencari tahu identitas pelanggan dan mengetahui kegiatan transaksi pelanggan yang dilakukan.


Semoga informasi ini bermanfaat, ingat gunakan uang dengan bijak kata OJK🤭



February 17, 2021 - tanpa komentar