5 Tips Memulai Bisnis Kuliner dengan Konsep Green Clean


Seperti diketahui bisnis kuliner saat ini memang lagi booming dan sangat digemari masyarakat. Namun, sebelum memulai membuka usaha kuliner ada beberapa hal yang harus diperhatikan, terutama seperti soal kebersihan. 


Banyak penyuka kuliner yang sangat memperhatikan soal kebersihan, dan ada juga sebagian yang memperhatikan soal pemanfaatan sumber daya alam untuk usaha kuliner yang kita jalani. 


Jadi, pangsa pasar seperti ini sangat besar di masa sekarang ini, keutamaan kebersihan serta lingkungan yang asri sangat mempengaruhi usaha kuliner yang akan dirintis. 


Konsep Green Clean memang sudah seharusnya diterapkan jika ingin sukses memulai usaha apapun termasuk usaha kuliner. 


Sebelumnya kita pahami dulu apa yang dimaksud dengan konsep green clean ini. Green Clean adalah gerakan penghijauan dan pembersihan lingkungan dari berbagai polutan sehingga tercipta lingkungan yang lebih bersih dan sehat. 


Green Clean bisa diartikan sebagai langkah untuk menjalani gaya hidup yang lebih ramah lingkungan. Terutama ketika ingin merintis sebuah usaha. Hal ini dilakukan agar bisnis yang Anda jalankan tidak memberikan pengaruh negatif ke bumi. 


Didalam industri kuliner, mengaplikasikan konsep green clean dapat dilakukan dengan cara mengurangi sampah makanan, mengurangi pemakaian alat atau tempat makan sekali pakai, mengurangi pemakaian energi yang tidak perlu, dan masih banyak lagi.


Berikut ini 5 tips yang bisa dilakukan untuk memulai usaha kuliner dengan konsep green clean. 


1. Menggunakan Peralatan Hemat Energi


Menggunakan peralatan hemat energi disini bisa dengan cara memakai penerangan atau lampu berbasis LED, atau menggunakan peralatan dapur dengan atau elektronik dengan produk-produk yang ditandai dengan label "energy start".


2. Kurangi Pemakaian Air Bersih


Tak dipungkiri air merupakan sumber kehidupan, segala hal yang dilakukan tak lepas dari yang namanya air. Begitu pula dengan usaha kuliner yang akan dirintis. Air yang digunakan di restoran misalnya selain untuk mencuci piring dan memasak, air juga digunakan untuk kamar mandi dan wastafel. 


Untuk menghemat penggunaan air bisa dilakukan dengan cara menggunakan keran air yang bertekenan rendah, selain itu bisa juga menghemat air dengan cara menggunakan toilet water saving. 


3. Gunakan Alat Makan Sekali Pakai


Tips berikutnya agar tercapainya konsep green clean untuk rintisan usaha kuliner adalah dengan menggunakan alat makan sekali pakai.


Untuk itu pilihlah bahan yang lebih ramah lingkungan, biodegradable atau compostable yang biasanya terbuat dari bambu atau plastik jenis PLA.


4. Gunakan Produk Pembersih yang Ramah Lingkungan


Kebersihan lingkungan terutama tempat usaha kuliner yang kita rintis sangatlah penting untuk mendukung konsep green clean. 


Saat ini banyak beredar produk pembersih yang dapat dipilih. Untuk itu pilihlah produk yang tidak menggunakan bahan kimia yang berbahaya, serta merusak lingkungan. 


5. Kurangi Sampah Makanan 


Sampah makanan biasanya banyak muncul saat saat porsi makanan yang disajikan berlebihan, jadi bila perlu kurangi porsi makanan jika dalam seminggu awal banyak makanan sisa yang terbuang saat disajikan. 


Untuk sayuran dan buah sisa yang masih layak dapat dimanfaatkan. Misalnya sisa-sisa potongan sayuran untuk membuat kaldu sayuran. Selain itu, jika ada buah yang terlalu matang punya tingkat kemanisan dan tekstur yang tepat untuk dijadikan roti atau cake.


 Dengan demikian selain sampah makanan berkurang juga langsung dapat berhemat tentunya.





Memulai usaha kuliner dengan konsep green clean sangat menantang, dan percayalah dengan begitu usaha yang aksn dijalani tidak hanya mendatangkan keuntungan finansial tapi juga tetap menjaga kelestarian lingkungan dan bumi agar tetap hijau dan bersih. 


Oh iya dalam hal produk- produk berbasis green clean, UNILEVER INDONESIA sebagai perusahaan yang berpengalaman tak diragukan lagi kepeduliaanya terhadap konsep green clean ini. Seperti yang tergambar pada artikel berbahasa Inggris berikut ini What Does It Mean to “Green Clean” Your Restaurant?


Semoga artikel ini bermanfaat. 



October 21, 2020 - tanpa komentar

Related Posts