4 Upacara Keagamaan yang Paling Mengerikan


Ritual keagaaman lazimnya adalah upacara peribadatan untuk menyembah sang pencipta, namun ada banyak upacara keagamaan yang cukup unik dan aneh yang ada. Beberapa bahkan merupakan upacara yang paling mengerikan.


Berikut ini  4 upacara keagamaan yang paling mengerikan di dunia. 


1. Penyaliban Secara Nyata


Upacara penyaliban biasanya dilakukan umat Kristiani pada hari raya paskah untuk memperingati kematian Yesus. Biasanya ada seseorang yang memerankan tokoh Yesus dalam upacara tersebut. 


Namun tidak demikian dengan upacara penyaliban di sebuah kota di Manila Filipina. Upacara penyaliban ini dilakukan secara nyata oleh umat setempat sebagai penghargaan terhadap kemartiran Yesus. 


Gereja Katolik Filipina dan para uskup menentang praktik yang dilakukan sejak tahun 1950-an ini. Namun peserta masih saja tetap melakukannya dengan cara merendam paku dengan alkohol agar dapat mencegah cedera yang serius kepada peserta. 


2. Pengorbanan Anak


Upacara pengorbanan anak lazimnya dilakukan pada zaman Yunani kuno. Ritual ini dilakukan untuk persembahan pada para dewa Yunani kuno. 


Nyatanya tidak hanya di zaman kuno ritual tersebut dilakukan, karena di sebuan negara di Afrika sana tepatnya di Uganda. Kasus ini telah meningkat sejak ditemukan pada tahun 2006. 


Pengorbanan dilakukan dengan membunuh anak yang diculik atau mengorbankan bagian tubuh mereka, seperti telinga, mata maupun alat vital mereka. Ritual ini dipercaya dapat mengurangi penderitaan hidup dan masalah pribadi. 


Praktek ini dilakukan hampir semua masyarakat Uganda, dari semua level pendidikan, bahkan politisi pun mempercayai ritual ini. Saat ini ada lembaga yang berusaha keras memerangi ritual ini. 


3. Tarian Menguliti Kepala


Berikut ini adalah ritual yang tak kalah mengerikan, upacara ini dilakukan oleh penduduk di benua Amerika. Biasanya dilakukan pasca peperangan. Penduduk asli Amerika melakukan ritual ini dengan saat memenangi perang antar suku. 


Kulit kepala musuh akan diberikan kepada para wanita untuk diarak keliling, jika ada janda yang sedang berduka karena suaminya meninggal saat peperangan, kepala itu harus diberikan ke janda tersebut untuk menyeka mukanya seolah tisu untuk menghapus air mata janda tersebut. 


4. Menusuk Diri Sendiri


Ritual berikut ini ditemukan di Thailand bagian selatan. Upacara pemurnian diri ini dilakukan warga di Phuket setiap tanggal 30 September saat puncak peringatan hari vegetarian. 


Ada belasan orang akan melakukan ritual ini dengan cara menusuk pipi mereka drngan menggunakan berbagai macam senjata. Upacara ini diyakini akan membuat mereka mampu mengatasi dan menanggung beban hidup yang perih.


Dewasa ini gerakan ateis telah membuat kritikan keras terhadap agama. Mereka ingin masyrakat percaya bahwa agama hanya melucuti hak-hak dasar manusia ketika dengan mudahnya menginspirasi kekerasan atau mengambil sejumlah uang.







September 21, 2020 - tanpa komentar

Related Posts