4 Imperium Paling Kejam dalam Sejarah Dunia


Di dunia ini terutama di masa lalu banyak kekejaman yang dilakukan oleh negara-negara atau imperium besar. 


Tercatat banyak bangsa yang menjadi korban kekejaman oleh bangsa atau negara lain. Terutama pada masa-masa imperialisme di awal abad pertengahan hingga akhir abad ke-19.

Berikut ini ada 4 Imperium yang tercatat paling kejam di masanya.

 1. Britania Raya (Inggris Raya) 1783-1997


Inggris atau Britania Raya adalah salah satu negara kerajaan yang masih eksis hingga saat ini, bahkan menjadi salah satu negara paling maju di dunia. Kerajaan Inggris juga merupakan salah satu negara kolonial terbesar didunia pada masa lalu. 

Namun demikian Inggris Raya adalah salah satu dari sekian banyak negara di dunia yamg paling kejam dalam sejarah kolonialisasi di mada lalu.  Di Zaman persaingan sekitar abad pertengahan hingga akhir abad ke-19.


Imperium Inggris, telah menyebabkan kematian lebih dari 150 juta jiwa di dunia jajahannya, sepanjang daratan Asia, Afrika, hingga Eropa. Negara India merupakan salah satu korban yang oaling menderita. 


Tercatat sekitar 29 juta jiwa rakyat India melayang karena kelaparan yang disebabkan monopoli ladang beras dan gandum oleh Inggris.

Tak hanya itu, rakyat India dipaksa untuk membayar pajak yang sangat tinggi untuk ladang milik mereka sendiri, hal itu yang kemudian menyebabkan banyak petani India yang bangkrut hingga berakhir pada penyerahan tanah milik mereka.


Hidup dijajah dan tanpa makanan dan uang, rakyat India banyak yang terpaksa memakan rumput dan menjadi kanibal atau memakan daging manusia untuk bertahan hidup.

Dalam sejarah penjahahannya di Afrika Inggris menggunakan metode kamp konsentrasi untuk memusnahkan 10% populasi suku Boer saat melakukan ekspansi ke Afrika Selatan. Sekitar 22.000 anak-anak tewas di kamp konsentrasi karena kelaparan atau disiksa hingga mati.

Kisah pembantaian terkeji mereka terjadi pada namun 1800-an, saat Inggris melenyapkan suku asli Tasmania dari Australia. 


Imperialisme ala Inggris ini juga menyebabkan banyak penderitaan bangsa-bangsa di dunua, terkhusus di benua Asia, Afrika, Australia, hingga Amerika Utara.


2. Bangsa Mongol (1206-1368
)



Di dunia modern Mongolia adalah salah satu negara stepa yang terletak di Asia Timur. 


Seperti kebanyakan negara yang jadi habitat kucing Pallas ini tidak terlalu populer di mata dunia. Namun sejarah tidak menafikan kebesaran bangsa Mongol di masa lalu.

Seperti bangsa-bangsa lainnya di Asia Tengah misalnya bangsa Turk, bangsa Mongol (Mongolia) pada awalnya hanyalah komunitas yang terpecah-pecah dalam banyak kabilah atau suku nomaden.


Sebelum kemudian Temajin, atau lebih populer dengan nama Genghis Khan yang telah mempersatukan suku-suku nomaden tersebut menjadi sebuah pasukan tempur yang sangat ditakuti di masanya. 



Dengan cepat pasukan tempur tersebut menaklukkan banyak wilayah dari dataran Asia hingga kerajaan-kerajaan Eropa. Dan seketika Mongol menjadi imperium terbesar di abad ke-11-13.


Semenjak itu, bangsa Mongol telah membantai sekitar 11% populasi dunia, atau kurang-lebih 40 juta jiwa bangsa-bangsa yang diinvasinya.  


Kebrutalan bangsa Mongol dalam menginvasi jajahannya sudah sangat terkenal, selain brutal pasukan mereka memang dikenal sangat dusiplin dan terlatih. 


Samarkand yang merupakan benteng terkuat di masa itu bisa mereka hancurkan hanya dalam 5 hari saja. 


Kekejaman mereka tiada tara, tak hanya tentara yang mereka bantai, namun warga sipil, termasuk wanita, manula, anak-anak, bahkan bayi yang belum lahir tak luput dari kekejaman Mongol.



Tak hanya itu Mongol saat menyerang Imperium Khwarezmia di Persia, mereka melakukan kekejaman diluar batas kemanusuaan, lelehan perak panas dicucurkan di mata orang-orang Persia yang melawan. 


Dan ternyata mereka juga telah menciptakan senjata biologis, seperti Black Death saat menginvasi Kuffah (Iraq).


Tentara Mongol melemparkan mayat-mayat korbannya menggunakan dengan ketapel melewati dinding kota, yang kemudian menyebabkan wabah hingga sebagian besar populasi tewas karena berbagai penyakit kulit.

3. Imperium Spanyol (1492-1892)



Spanyol atau yang dulu dikenal dengan Andalusia merupakan salah satu bekas imperium Islam dibawah dinasti Umayyah. 


Sekitar 800 tahun Islam menguasai tanah matador tersebut hingga berakhir ditangan Katolik. 

Saat ini Spanyol adalah salah satu negara maju di kawasan Eropa Barat, Negeri ini sangat terkenal dengan sepakbolanya. Klub-klub ternama di dunia lahir dari negeri ini.

Namun dekikian masa lalu Spanyol punya sejarah kelam yang berlumuran darah. Selain pembantaian dan pengusiran terhadap umat Islam mereka juga tercatat membantai lebih dari 5 juta jiwa warga Amerika Selatan dimasa imperialisme ,hal ini diakibatkan oleh invasi kerajaan Spanyol ke Amerika Selatan pada abad pertengahan atau abad ke-15 dan 16.



Tercatat lebih dari  200.000 warga suku Aztek dibantai habis pada tahun 1521, ini juga termasuk 3 juta kematian yang terjadi akibat wabah cacar yang dibawa oleh orang-orang Spanyol ketika eksoansi ke Amerika Selatan.


4. Imperium Portugis (1415-1999)



Tak ketinggalan dengan 2 raksasa Eropa lainnya seperti Inggris Raya dan Spanyol, Portugis atau Portugal adalah salah satu imperium yang terkenal paling kejam di dunia.


Terakhir kali Portugis bermasalah dengan Indonesia soal Timor Leste yang berkat perjuangan pilitik mereka dapat melepaskan Timor Leste dari pangkuan Republik Indonesi di tahun 1999. 


Jauh ke belakang Imperium Portugis sudah sangat terkenal dengan invasi mereka ke negeri-negeri di Asia dan Afrika bersama negara kolonial lainnya sejak abad pertengahan. Kekejaman mereka tercatat hingga saat ini.



Seperti Kolonial lainnya dari Eropa selain ingin mengeruk hasil kekayaan pertanian dan pertambangan dari bangsa lain, Bangsa Portugis juga memiliki misi untuk menyebarkan ajaran Katolik di seluruh dunia.



Ekspansi Portugis meluas hingga ke Amerika Selatan, Afrika, dan Asia Dalam proses invasi tersebut tercatat lebih dari 5 juta jiwa yang tewas. dalam prosesnya. 


Bangsa Portugis ini juga yang pertama kali memperkenalkan Perdagangan Perbudakan atau penjualan manusia Trans Atlantik.

Dalam sejarahnya Portugis telah  mengekspor lebih dari 4.5 juta manusia dari Afrika untuk dipekerjakan sebagai buruh paksa.



Manusia ini diperlakukan dengan sangat tak layak, jika budak yang membangkang akan dihukum dengan cara dicambuk, dibakar dengan lilin meleleh, bahkan diperkosa.



Di India, Portugis memperlakukan para penganut Hindu dengan sangat kejam diantaranya disalib lalu dibakar, atau direbus hidup-hidup dalam minyak mendidih. Hal ini dilakukan untuk memaksa mereka pindah agama ke Katolik.



Itulah 4 Imperium paling kejam dalam sejarah dunia. Masih sangat banyak negara-negara adidaya di masa lalu yang terkenal dengan kekejamannya.  Semoga informasi ini sedikit memberikan manfaat. 

Nur Muhammad Al Amin

June 23, 2020 - tanpa komentar

Related Posts