6 Pandangan Keliru tentang Masyarakat Eropa


Benua Eropa secara geologis, dan geografis adalah semenanjung alias anak benua yang pemisahannya sebagai benua lebih dikarenakan oleh perbedaan budaya. Bagian utara benua ini adalah Samudera Arktik, di bagian barat adalah Samudera Atlantik, sedangkan di selatan dibatasi oleh Laut Tengah. 

Sementara itu batas di bagian timur benua ini masih belum jelas karena pemisahan benua ini sendiri diawali oleh faktor kebudayaan. Namun, batas umum yang sering dipakai untuk benua Eropa, dan Asia adalah Pegunungan Ural, dan Laut Kaspia.

Dalam banyak hal Eropa memang dipandang lebih maju dari benua lainnya di muka bumi. Terutama setelah mereka keluar dari masa kegelapan di abad pertengahan. Namun, tahukah Anda bahwa tidak semua pendapat atau pandangan umum terhadap bangsa Eropa ini benar adanya. Pandangan keliru tentang bangsa Eropa ini sudah tertanam dalam benak terutama bagi kita masyarakat Indonesia.

Berikut saya rangkum 6 Pandangan Keliru tentang Masyarakat Eropa.

1. Orang Eropa itu kaya.


Tidak semua orang Eropa itu kaya dan tidak semuanya mendapatkan pekerjaan dengan mudah. Yang lumayan makmur adalah orang Eropa Barat dan Utara. Terutama mereka yang hidup di kawasan "Pisang Biru" itu yang paling makmur.


2.Orang Eropa itu liberal dan mudah berhubungan badan dengan orang tidak dikenal.

Memang ada orang Eropa yang demikian, tetapi tidak semuanya. Di sisi lain, mohon maaf, sepertinya kita orang Indonesia yang ingin bergaul lebih lanjut dengannya orang yang baru kita kenal, misalnya di sosmed berlanjut ke kopi darat, dan ini fakta.


3 .Orang Eropa itu suka bercinta di tempat umum.

Tidak semuanya, bahkan orang Belanda, misalnya, itu cenderung konservatif. Ada yang melakukannya, tetapi hal ini sebenarnya dianggap tindakan tidak berkelas. Ini bukan tindakan yang secara sosial diterima luas. Bahkan biasanya kaum migran yang melakukannya di tempat terbuka. Mungkin karena di rumah mereka tidak boleh.

4.Orang Eropa itu selalu berbahasa Inggris.

Orang Eropa yang berbahasa Inggris hanya orang Britania Raya dan Irlandia. Selain itu bekas beberapa jajahan Britania Raya seperti Malta dan Siprus juga menuturkan bahasa Inggris. Kemudian Belanda, Belgia dan negara-negara Skandinavia juga menuturkan bahasa ini.

5.Orang Eropa itu selalu ateis.

Memang banyak yang ateis, tetapi tidak semuanya dan sebagian besar orang itu spiritual. Negara-negara seperti Polandia, Irlandia, Italia, dan Spanyol masih religius. Selain itu di daerah pedesaan di Belanda orangnya masih banyak yang taat terhadap agama. Selain itu toleransi kaum ateis terhadap kaum beragama juga cukup baik.

6. Orang Eropa suka mendiskriminasi orang Muslim.

Memang ada beberapa negara yang kurang terbuka terhadap orang Muslim. Akan tetapi seperti di Belanda orang Belanda menghormati orang Muslim, meski ada yang mencemooh. Tahu tidak bahwa walikota beberapa kota besar di Belanda itu orang Muslim? Begitu juga walikota London saat ini adalah seorang Muslim keturunan Asia.

Sekian beberapa stereotipe yang keliru. Semoga informasi ini bermanfaat.


Nur Muhammad Al Amin

May 17, 2020 - tanpa komentar

Related Posts