Ini 3 Dampak Yang Terjadi Jika Lockdown Diberlakukan


Meningkatnya pasien yang positif COVID-19 alias Corona, rasanya opsi lockdown memang tidak bisa diabaikan. Walaupun Pemerintah pusat belum memberikan perintah lockdown, namun wacana ini sudah menyebar di masyarakat.

Lockdown sendiri berarti pintu masuk sebuah wilayah ditutup total. Siapapun itu tidak akan untuk keluar masuk area atau kota yang menjadi target lockdown.

Selain area atau kota, masyarakat umum dilarang untuk keluar dari rumah masing-masing. Warga hanya mendapat izin keluar dalam rentang waktu tertent harapannya penularan penyakit antar warga dapat dicegah.

Lockdown sendiri sudah dilakukan terutama di negara asal pandemi Corona yakni Wuhan , Tiongkok. Lockdown dalam hal ini jika otoritas menerapkannya, maka sifat Lockdown adalah preventif atau untuk pencegahan.

Lalu apa dampak dari Lockdown, jika benar-benar diterapkan di Indonesia?

Berikut 3 Dampak Yang bisa terjadi akibat pemberlakuan Lockdown :

1. Panic buying


Jika diterapkan Lockdown, panic buying otomatis akan terjadi di tengah masyarakat, masih ingat kelangkaan masker dan hand sanitizer dan antiseptik yang terjadi akhir-akhir ini kan, nah jika terjadi Lockdown bisa jadi masyarakat akan beramai-ramai memborong tidak hanya kebutuhan antiseptik, tapi kebutuhan pokok juga akan terjadi kelangkaan.

Memang Lockdown tidak berarti semua toko dan pasar akan ditutup, tapi kestabilan dan ketersediaan bahan pangan akan kacau jika pemerintah tidak siap.

2. Terancamnya Pekerjaan 


Jika Lockdown diterapkan, tak menutup kemungkinan ada beberapa jenis pekerjaan yang terancam. Seperti halnya para tukang ojek online kemungkinan besar akan sepi pelanggan. Dan pastinya akan berdampak pada pendapatan mereka. Dan ini akan berefek domino, misalnya pekerjaan seperti guru les juga akan terhenti jika diberlakukan lockdown. Padahal pendapatan guru les, biasanya, tergantung dari jumlah pertemuan. Dan transportasi seperti ojek online.

3. Kelangkaan Kebutuhan Pokok


Seperti yang dijelaskan diatas, jika Lockdown diterapkan dan pemerintah tidak siap dan terkesan buru-buru menerapkannya, maka kekacauan pangan dipastikan akan  terjadi kekurangan.

Ancaman gan kebutuhan pokok, terutama bagi masyarakat miskin. Hal ini karena kemungkinan besar, mereka tidak mampu untuk membeli persiapan kebutuhan harian untuk sebulan.

Apalagi jika mereka hanya mengandalkan tanggal gajian untuk mampu membeli semua kebutuhan sehari-hari.

Itulah 3 kemungkinan dampak yang akan terjadi akibat Lockdown diterapkan dalam mengatasi wabah Corona. Kalaupun jika suatu saat Pemerintah  Indonesia menetapkan langkah karantina berupa lockdown, maka seharusnya mereka sudah siap mendistribusikan makanan dan kebutuhan pokok lainnya bagi masyarakat berpenghasilan rendah serta para petugas di sektor layanan publik.


Nur Muhammad Al Amin

March 17, 2020 - tanpa komentar

Related Posts