Mengenal Pondok Baca Oi Atuwalupang-Kedang

Fenomena minat baca masyarakat di Indonesia secara umum masih tergolong rendah. Gambaran ini mewakili apa yang terjadi di hampir semua pelosok negeri ini. Indonesia sendiri berdasarkan riset yang dilakukan lembaga asing yang dipublikasikan 2016 silam. Indonesia menduduki peringkat 62 dari 72 negara yang diriset oleh Program for International Student Assessment (PISA). Ini adalah hasil penelitian terhadap 72 negara. Respondennya adalah anak-anak sekolah usia 15 tahun, jumlahnya sekitar 540 ribu anak 15. Sampling error-nya kurang lebih 2 hingga 3 skor.

Oleh karena itu regulasi pemerintah dalam hal minat baca ini harus direspon positif oleh berbagai pihak, terutama mereka yang banyak berinteraksi langsung dengan masyarakat untuk menggalakkan gemar membaca. Hal inilah yang menginspirasi saya untuk menulis profil Taman Baca Masyarakat (TMB) Yang bernama Pondok Baca Oi yang dirintis oleh seorang anak muda lulusan Madrasah Aliyah atau setara SMA di sebuah pelosok di Indonesia Timur.

Awalnya saya cuma melihat postingan teman di sosial media tentang keberadaan Pondok Baca sederhana ini. Untuk mengenal lebih dekat Taman Baca tersebut saya pun mencoba bertanya-tanya alias Kepo, karena memang saya sendiri pernah berniat umtuk mendirikan Taman Baca serupa di kampung halaman saya. Setelah cek dan ricek akhirnya saya mendapatkan data dan profil singkat pendiri dan pegiat Taman Baca ini.

Pondok Baca Oi Atuwalupang
Taman Baca ini dari segi umur belum cukup setahun, didirikan tepat pada tanggal 20 Januari 2019, di sebuah desa kecil bernama Atuqwalupang di Kecamatan Buyasuri Kedang Kabupaten Lembata-Nusa Tenggara Timur. Seperti yang saya sampaikan diatas Taman Baca ini dirintis oleh anak muda lulusan SMA bernama Allias.BS.  Pemuda kelahiran 31 Desember 1993 ini merintis berdirinya Taman Baca ini bersama 12 orang rekannya yang saat ini mengelola Taman Baca tersebut.

Lantas kenapa diberi nama Pondok Baca Oi?  Kita ketahui Oi adalah kelompok penggemar musisi beken Iwan Fals yang terkenal dengan lagu-lagu bertema humanis. Dari nama kelompok penggemar musik tersebutlah yang telah menginspirasi Kelompok Penggemar Iwan Fals Uyelewun ini memberi nama Taman Baca yang mereka rintis . Saat ini Pondok Baca Oi masih sangat sedikit memiliki koleksi buku bacaan, seperti yang disampaikan pengelola, saat ini Pondok Baca Oi hanya mengoleksi 60 buah buku yang berkategori umum. Buku-buku tersebut merupakan swadaya dari para pengelola sendiri.

Pengelola dan Peminat Pondok Baca Oi

Dengan hadirnya Pondok Baca Oi ini, Allias. BS pemuda lulusan Madrasah Aliyah Nursalam Lewoleba ini berharap dapat membantu meningkatkan minat baca terutama anak usia dini yang ada di desanya bahkan suatu saat bisa menjadi pelopor Taman Baca yang berkualitas untuk daerah Kedang dan Lembata. Kendala yang dihadapi saat ini adalah ketersediaan buku yang masih jauh dari harapan.

Demikian profil singkat Pondok Baca Oi, jika ada teman-teman atau pembaca yang ingin menyumbang buku-buku atau jurnal dan majalah, silakan menghubungi saudara :

Allias. BS
Pondok Baca Oi
Desa Atuqwalupang Kec. Buyasuri Kab.Lembata NTT
CP : +6282247862033 (Hp dan WA)



Nur Muhammad Al Amin
Loading...

April 15, 2019 - tanpa komentar

0 komentar untuk Mengenal Pondok Baca Oi Atuwalupang-Kedang .