10 Fakta Unik Pemilu 2019


Pemilu 2019 kali ini adalah pemilu langsung yang diselenggarakan yang ke-empat kali pasca reformasi.  Terkhusus Pemilu pada tahun 2004 merupakan pemilu pertama di mana para peserta dapat memilih langsung presiden dan wakil presiden pilihan mereka. Pemenang Pilpres 2004 adalah Susilo Bambang Yudhoyono. Pilpres kala itu dilangsungkan dalam dua putaran, karena tidak ada pasangan calon yang berhasil mendapatkan suara lebih dari 50%.

Kali ini saya akan membahas fakta-fakta apa saja yang terjadi pada pemilu 2019 ini. Berikut beberapa fakta menarik yang ada pada pemilu kali ini : 

1. Pemilu 2019 diikuti oleh 16 partai nasional dan 4 partai lokal Aceh.

2.Jumlah pemilih sebanyak 193 juta orang pada pemilu kali ini merupakan yang terbesar di dunia dalam hal memilih presiden secara langsung. Bertambah sekitar 2.4 juta jiwa dari pemilu 2014.

3. Jumlah TPS sebanyak 809.500 tempat pemungutan suara (TPS), di mana setiap TPS akan melayani sekitar 200 hingga 300 orang. Jumlah ini meningkat bila dibandingkan pemilu 2014 yang berjumlah 500rb TPS.

4. Jumlah total calon anggota legislatif yang bersaing adalah sebanyak 245.000 orang yang memperebutkan sekitar 20.500 kursi yang ada di 34 provinsi dan 500 kabupaten/kota di Indonesia.

5. Pada pemilu kali ini 575 kursi legislatif diperebutkan oleh 16 partai politik.

6. Jumlah pemilih milllenial pada pemilu 2019 cukup besar yakni sekitar 40 persen atau sekitar 80 juta pemilih.

7. Petarung pemilihan presiden kali ini adalah Rematch antara Jokowi dan Prabowo.

8. Penggunaan bahan kardus sebagai kotak suara yang menimbulkan kotroversi.

9. Penggunaan paku sebagai alat untuk mencoblos, disaat negara lain sudah menerapkan E-vote.

10. Banyaknya hoax dan perpecahan antara anak bangsa yang berbeda pilihan dan saling menjatuhkan, baik di media sosial maupun dunia nyata.

Itulah 10 fakta unik pemilu 2019. Semoga aman damai untuk penyelenggaraan pesta demokrasi dan pemilu kali ini mendapatkan wakil rakyat atau presiden yang aman demi tercapainya Indonesia adil makmur.

Nur Muhammad Al Amin

April 15, 2019 - tanpa komentar

Related Posts