Negara-negara Ini Menolak dan Melarang Perayaan Tahun Baru

Setiap akhir tahun hampir seluruh negara di dunia mempersiapkan perayaan tahun baru yang sangat meriah, tidak hanya membebaskan warganya untuk menyiapkan pernak-pernik perayaan, bahkan ada juga negara yang memfasilitasi hajatan tahunan tersebut. Namun demikian ada juga negara-negara di dunia yang secara resmi melarang dan menolak perayaan pergantian tahun, Indonesia sendiri membebaskan warga negaranya untuk merayakan tahun baru. Namun ada juga daerah seperti Aceh dan Kabupaten Agam di Sumatera Barat telah lama resmi melarangnya.

Pixabay
Berikut ini negara-negara yang resmi melarang perayaan tahun baru masehi dengan berbagai alasan.

1. Brunei Darussalam

Brunei Darussalam adalah salah satu negara di kawasan Asia tenggara yang terkenal karena penerapan syariat Islamnya, walaupun tidak secara total, namun negara kesultanan ini sangat tegas melarang perayaan natal dan tahun baru. Jika ada warga yang ketahuan mengorganisir perayaan natal dan tahun baru maka dipastikan akan mendapat hukuman, namun pemerintah setempat masih membolehkan warga non muslim untuk merayakan natal dan tahun baru secara terbatas pada komunitas dan kelompok mereka sendiri.

2. Republik Tajikistan

Tajikistan adalah salah satu negara bekas Uni Sovyet yang berbatasan langsung dengan Tiongkok, Afganistan dan Uzbekistan. Negara yang dihuni mayoritas etnik Tajik dan berbahsa Persia. Walaupun mayoritas warganya beragam Islam, namun Tajikistan adalah negara sekuler dan masih dominan dipengaruhi oleh budaya Russia.

Uniknya adalah negara ini secara resmi melarang perayaan tahun baru dan Natal. Melalui Kementerian Pendidikan Tajikistan resmi melarang pernak-pernik seperti pohon natal baik yang terbuat dari kayu, plastik atau bahan apapun. Negara ini juga resmi melarang penggunaan kembang api, pemberian hadiah ataupun makanan dalam rangka penyambutan pergantian tahun baru masehi.

3. Arab Saudi

Negara Monarki ini resmi melarang perayaan natal dan tahun baru atas usulan para mufti atau ulama-ulama Arab Saudi. Negeri kelahiran agama Islam ini memang sangat ketat dalam hal perayaan tahun baru masehi dan perayaan Natal. Hal ini dianggap wajar karena negara tempat keberadaan kota suci umat Islam Makkah dan Madinah ini penduduknya nyaris semuanya beragama Islam, dan berlaku ketentuan-ketentuan dan hukum Islam. Walaupun saat ini Arab Saudi sudah mulai melunak, misalnya membolehkan wanita menyetir mobil, namun untuk pesta tahun baru sepertinya masih belum bisa diperbloehkan, berbeda halnya jika pergantian tahun baru hijriah kemeriahan tentu saja ditenui di Arab Saudi.

4. Somalia

Negara yang terletak di benua Afrika ini adalah salah satu negara melarng perayaan tahun baru, negeri yang sering bersitegang dengan tetangganya Ethiopia ini memang terkenal dengan tingkat keamanan yang dibawah standar, tidak heran jika negeri berpenduduk nyaris 100 persen muslim ini melarang secara resmi pesta pergantian tahun baru masehi, alasan utama pelarangan adalah meningkatnya ekstrimisme di negara tersebut.

Itulah negara-negara di dunia yang secara resmi melarang perayaan tahun baru masehi, semoga bermanfaat.


Nur Muhammad Al Amin

December 31, 2018 - tanpa komentar

Related Posts