Waspadai 3 Penyakit Ini Saat Musim Hujan



Musim hujan bagi sebagian wilayah Indonesia yang beriklim tropis dimulai sekitar bulan september hingga maret. Namun siklus ini kadang tidak menentu kadang kemarau panjang hingga bulan oktober bahkan november. Tidak menentunya perubahan musim ini kadang berpengaruh pada kondisi tubuh manusia, terutama jika daya tahan tubuh yang lemah akan sangat mudah diserang berbagai macam penyakit. Musim hujan memang sangat rawan seseorang terkena penyakit, karena virus dan mikroba tumbuh subur karena lebih mudah berkembang biak saat musim hujan.

Banyak jenis penyakit yang sering menyerang manusia saat musim hujan, semua tergantung ketahanan dan kesiapan tubuh menghadapi serangan virus dan mikroba. Tapi ada beberpa penyakit yang sangat sering menyerang masyarakat Indonesia saat musim hujan, ada 3 penyakit ini sering sekali dikeluhkan baik orang dewasa maupun anak-anak.

Terkadang kita menganggap remeh ketiga penyakit ini, karena dianggap sudah musiman dan sudah terbiasa dan akan sembuh dengan sendrinya, namun namanya penyakit jika tidak ditanganai dengan baik dan tepat akan tetap saja berbahaya.

Penyakit yang sering datang pada muism hujan diantaranya adalah :

1. Influenza
Penyakit ini lebih dikenal dengan sebutan flu, merupakan penyakit menular yang disebabkan oleh virus RNA dari familia Orthomyxoviridae (virus influenza), yang menyerang unggas dan mamalia.Gejala yang paling umum dari penyakit ini adalah menggigil, demam, nyeri tenggorokan, nyeri otot, nyeri kepala berat, batuk, kelemahan, dan rasa tidak nyaman secara umum. Walaupun sering tertukar dengan penyakit mirip influenza lainnya, terutama selesma, influenza merupakan penyakit yang lebih berat dibandingkan dengan selesma dan disebabkan oleh jenis virus yang berbeda.(wikipedia).

hellosehat.com
Influenza dapat menimbulkan mual, dan muntah, terutama pada anak-anak,namun gejala tersebut lebih sering terdapat pada penyakit gastroenteritis, yang sama sekali tidak berhubungan, yang juga kadangkala secara tidak tepat disebut sebagai "flu perut."Flu kadangkala dapat menimbulkan pneumonia viral secara langsung maupun menimbulkan pneumonia bakterial sekunder. Pengobatan penyakit ini biasanya hanya cukup dengan beristirahat dan mengonsumsi obat-obatan generik anti peradangan yang tersedia bebas, dan juga memperbanyak cairan untuk melawan infeksi virus pada tubuh.

2. Diare
Menurut situs wikipedia, "Diare (bahasa Inggris: diarrhea) adalah sebuah penyakit di saat tinja atau feses berubah menjadi lembek atau cair yang biasanya terjadi paling sedikit tiga kali dalam 24 jam. Di negara berkembang, diare adalah penyebab kematian paling umum kematian balita, dan juga membunuh lebih dari 2,6 juta orang setiap tahunnya."

Kondisi ini dapat merupakan gejala dari luka, penyakit, alergi (fructose, lactose), kelebihan vitamin C, dan mengonsumsi Buah-buahan tertentu. Biasanya disertai sakit perut dan seringkali mual dan muntah. Penyakit ini jika tidak diatasi dengan penganan yang tepat dan cepat akan menjadi pembunuh yang sangat berbahaya, anak-anak adalah yang paling rentan terhadap ini, karena kondisi tubuh yang lemah ditambah keluarnya cairan tubuh yang banyak akan membuat kondisi tubuh menjadi lemah dan tidak jarang menyebabkan kematian pada anak-anak.Baca Juga Ini Kandungan Air Rebusan Pembalut Yang Heboh

pixabay
Diare kebanyakan disebabkan oleh beberapa infeksi virus tetapi juga seringkali akibat dari racun bakteria. Dalam kondisi hidup yang bersih dan dengan makanan mencukupi dan air  bersih tersedia, pasien yang sehat biasanya sembuh dari infeksi virus umum dalam beberapa hari dan paling lama satu minggu. Namun untuk individu yang sakit atau kurang gizi, diare dapat menyebabkan dehidrasi yang parah dan dapat mengancam-jiwa bila tanpa perawatan.

Penanganan medis biasanya menggunakan obat-obatan yang tersedia bebas, namun bisa juga diatasi dengan obat-obatan herbal alami, misalnya air lemon yang sangat berguna untuk mendetoksifikasi racun, bisa juga dengan kaldu ayam murni yang dibuat hanya dengan bumbu jahe dan bawang putih, gula serta garam. Penganan pertama adalah dengan menggunakan air larutan gula garam yang biasa dikenal dengan nama oralit, fungsinya adalah untuk menggantikan cairan tubuh yang hilang akibat diare.




3. Demam berdarah dengue.

Dengue adalah jenis nyamuk yang menyebabkan penyakit Demam berdarah dengue (DBD) penyakit ini menular yang karena virus dengue yang dibawa oleh nyamuk. Demam  berdarah DBD ini juga dikenal dengan nama  “break-bone” karena kadang penyakit ini  menyebabkan nyeri akut  sendi dan otot di mana tulang-tulang terasa seperti retak.

Penyakit ini juga sering muncul saat musim hujan tiba, disebabkan perkembangbiakan nyamuk dengue dan beberapa jenis serangga lainnya. Demam berdarah ringan menyebabkan demam tinggi, ruam, dan nyeri otot dan sendi. Demam berdarah yang parah, atau juga dikenal sebagai dengue hemorrhagic fever, dapat menyebabkan perdarahan serius, penurunan tekanan darah yang tiba-tiba (shock), dan kematian.
sehatflash.com
Saat ini belum ada vaksin yang dapat mencegah dengue memapari manusia. Pakar kesehatan hanya menganjurkan pencegahan dengan melindungi diri dari gigitan nyamuk, dan mengurangi habitat nyamuk penyebab demam berdarah ini. Penyakit ini jika gejalanya ringan akan sembuh dalam jangka waktu harian hingga mingguan.

Dengan cukup cairan penyakit ini akan cepat sembuh, jika pasien terpapar parah harus segera ditangani medis dengan menggunakan cairan infus atau transfusi darah.
Itulah 3 penyakit yang sering dialami masyarakat yang hidup di iklim tropis dan sub tropis seperti Indonesia, kebiasaan hidup sehat dan bersih serta mengonsumsi makanan cukup gizi dan vitamin dapat mencegah berbagai macam penyakit tersebut.
Semoga bermanfaat dan sehat selalu.





Nur Muhammad Al Amin



loading...
Waspadai 3 Penyakit Ini Saat Musim Hujan Waspadai 3 Penyakit Ini Saat Musim Hujan Reviewed by Nur Muhammad Al-Amin on November 04, 2018 Rating: 5
Powered by Blogger.
loading...